Selasa, 12 April 2011

part 43 : "Keindahan Terbesar Yaitu Cinta"



Gak kerasa gw dah hampir sebulan lebih hidup bersama Raya, dengan cinta dan kasih yang dia berikan, terkadang gw berfikir apakan hidup gw akan seperti ini, mustahil gw akan bisa maju, tapi... buat meninggalkan dia, sungguh sulit, dia sudah sangat mencintai gw, dan sebaliknya gw juga sama seperti dia.

Gak ada kebohongan antara gw dan Raya, dalam kehidupan yang bahagia, mewah dan segala-galanya, gw hanya bisa mencoba tuk sejenak melepaskan semua ingatan gw yang selalu membayangi kisah lama, dan selalu melihat kebelakang.

Soal Mas Ghatan, gw masih tetap kontak beribu maaf dan penyesalan dia utaran sama gw, tapi "Sorry" gw bukan tipe orang yang bisa berbelas hati, hati gw dah terlanjur tercoreng dan tesakiti. gw berkata sama Mas Ghatan kalau gw dah hidup bahagia dengan Raya, gak tau ucapan itu memukul perasaan dia atau gak, yang pasti lebih terpukul lagi saat dulu gw mengetahui dia bermain cinta dibelakang gw.

*****

Yach, mungkin gw dimata Mas Ghatan hanya orang biasa, begitu juga yang gw inginkan, gw ingin perasaan dia sama gw juga biasa saja,
Soal kerjasama gw di bidang entertaitment, gw sedikit menekuninya, walau hanya tidak terlalu sering, tapi gw berharap bisa mengisi kejenuhan dibidang tersebut.

Soal Raya, ada kabar terbilang cukup gak enak di dengar buat gw, yaitu Raya sebentar lagi pindah kerja dari Air Asia, jadi pemandu wisata gitu, aduh gw lupa namanya,sejenis Tourist Guide gitu deh (heheh kalau gak salah). Dia bilang sama gw, tuk bulan besok mungkin dia akan pulang lama mungkin sekitar 3-5 bulan baru ke Indonesia. "HAH .. INDONESIA" berarti dia tugas di Luar negeri dong,

Keputusan yang diambil Raya cukup membuat gw ragu, apa gw bisa hidup tanpa dia dalam kurun waktu yang begitu lama atau... malah sebaliknya, mudah-mudahan ini jalan terbaik buat gw dan dia, Raya juga begitu enggan, namun gw berkata padanya, jalanin aja ini semua, toh pastih akan ada hikmahnya, kerjaan no 1, dan gw pasti akan selalu milik dia.

*****

Hari ini Raya libur, 1 minggu lagi dia akan pamit pergi lama ninggalin gw, tujuan tuk bulan besok kedepan dia akan meninggalkan Indonesia, dan akan ada di Thailand. wah... berat banget ditinggal dia....!!
Pagi ini Raya sudah rapih dan menyuruh gw untuk berapih-rapih pula, (mau kemana) fikir gw bingung, Raya hanya tersenyum dia tak bilang akan pergi kemana. setelah gw masuk dalam mobil gw bertanya padanya hendak kemana, Raya cuma bilang dia mau pergi ke Tasik Malaya, kerumah Ibunya...! dan gw akan di kenalkan pada keluarganya. HAH... gw kaget, "Yakin kamu Ray mau kenalin Mukti sama keluarga kamu" Pertanyaan gw membuat diri gw merasa tak yakin. "Yach... Tenang aza.. keluargaku gak jahat-jahat kok, mereka baik-baik. tar pasti kamu suka" ucap raya merangkul rambut gw dengan mesra, dan gw hanya bisa diam, walau perasaan gw gak bergitu enak, apa lagi nanti kalau sudah ketemu dengan keluarganya, wah... bisa mati kutu gw.

4 Jam diperjalanan sungguh sangat melelahkan, tapi setelah gw melewati jalan pegunungan yang masih dipenuhi pepohonan, kebun teh, pohon karet, persawahan, disitu gw merasa senang, begitu indah sekali pemandangan gw lihat, gw berdecak kagum sambil menikmati keindahan yang Tuhan berikan didunia ini. sesaat kemudian jalan perkampungan yang masih dipenuhin jalan terjal dan curam membuat gw merasa takut terperosot. "Hati-hati Ray..." Ucap gw memperingati Raya, Namun Raya tersenyum dengan kelihaiannya, dia bisa melewati rintangan tersebut. Alhamdullilah ....

****

Kemudian mobil diberhentikan di pekarangan besar, dengan Rumah tinggat bercet warna kuning, pekarangan yang luas lengkap dengan taman dan bunga-bunga yang Indah, rumah siapa ini. "Ayu Muk,,, ini Rumah mamaku, ayoo...!!" Raya pun turun, disambung dengan gw yang langsung turun dari mobil, waw... saat gw menginjak tanah udara langsung terasa begitu sejuk.... walau cuaca panas, tapi di tempat ini terasa dingin, apa karena daerah pegunungan, Raya menarik tangan gw menuju depan rumah "Assalamulaikum...!!" Raya mengucap salam sambil mengetuk pintu rumah, berkali-kali dia mengucapkan salam, namun tak ada yang menyahut, "Gak ada orang... mungkin, sedang pergi kali Ray," Ucap gw melihat keadaan sekitar rumah yang tak ada orang satupun. Raya dan gw pun duduk di kursi teras dan sesaat kemudian, sebuah mobil masuk pekarangan. "Mungkin itu Mama baru pulang," Raya menghampiri mobil tersebut sedangkan gw masih duduk di teras melihat dia menghampiri mobil tersebut, gw lihat dari teras ada seorang Ibu cantik dengan kerudungan putih, seorang anak kecil sekitar 2-3 tahunan, dan seorang pria dewasa sekitar 50++ tahunan. apa itu keluarganya..

Gw pun berdiri dari duduk gw, saat keluarganya mulai mendekat, detakan jantung gw gak karuan, takut, malu... dan...!! ach.. campur aduk deh....!! "Mah, ini Mukti, teman Raya di Jakarta" Ucap Raya memperkenalkan gw pada ibunya, gw menyalami Ibunya, "Ini Paman dan ini adik aku Amal." Gw pun menyalami semua dan tak lupa bocah kecil yang lucu dan imut.. ich cakep banget...!! Dia bisa bicara walau masih kurang dipahami, dan dia panggil gw OM.. hahah lucu nya. "Om.. Uti... Main ama amal yuk" Hah gw denger bocah kecil ini manggil gw sambil tarik-tarik tangan gw menuju keranjang bola di ujung sana. "AMal....!! Om nya capek, tar aja..." Ucap paman raya memanggil anak tersebut, yach.. namanya juga anak kecil "Gak apa-apa Paman, lagian mukti seneng kok sama anak kecil" jawab gw sambil mengajak Amal bermain bola.

Raya, Ibunya, dan Pamannya masuk kedalam, dengan senyum yang manis.. sedangkan gw merasa asik dengan Amal si bocah kecil yang lucu, imut, dan lincah... wah mirif sama Raya waktu kecilnya (Hhaha so tau gw, emang gw tau Raya kecilnya gimana) Amal sangat aktif, walau baru kenal dengan gw, tapi dia sangat riang dan gak bisa jauh dari gw, ketawanya yang manis membuat gw ikut hadir dalam suasana masa kanak-kanak dulu.

*****

Setelah 1/2 jam lebih gw menemani Amal bermain, kemudian gw gendong amal masuk kedalam, "Asalamualaikum..." gw lihat diruang tamu sedang berkumpul, "Walaikum salam... masuk dek.. duduk sini.." Ucap Ibunya Raya "Amal.. ayoo turun, Om Muktinya mau istirahat dulu capek" sambung Ibu Raya kembali. tapi Amal masih memegang erat pundak gw. tak apalah gw pun duduk disamping Ibunda sambil masih memeluk Amal.

suasana yang hangat dengan keluarga baru yang gw kenal, yang ternyata dangat baik terhadap gw, dirumah yang besar itu ternyata cuma tinggal Ibu, Paman, dan Amal, juga satu orang pembantu perempuan.
Diruang tamu itu, kami satu keluarga tertawa riang menceritakan pribadi kita masing-masing, hingga gak kerasa sorepun menjelang, dan keluarga Raya pun mengajak gw makan bersama.

Di Kota Tasik Malaya itu, gw bisa menemukan kehidupan baru yang sangat tentram, damai dan asricanda dan tawa tak luput dari wajah kita masing-masing. mudah-mudahan ini akan berasa begitu lama lagi, merasakan keindahan yang Tuhan berikan kepada gw tuk akhir-akhir ini. namun bila mengingat Raya akan pergi sebentar lagi, gw gak menyangkal kemungkinan kehidupan gw bagaimana? apa akan bisa sebahagia ini. Hanya waktu, dan Tuhanlah yang memberikan semua kenyataan ini

_____________

Tuhan membeikan semua keindahan diatas bumi ini, yang setidaknya bisa kita nikmati keindahan tersebut. Namun, taukan diantara keindahan yang Tuhan berikan di dunia ini, yang begitu Maha indah..!! Ya keindahan C.I.N.T.A sebuah keindahan yang tidak bisa dibayangkan dengan kata-kata, dan tidak bisa diuraikan dengan 1 kalimat.

<<<<<<< Sebelumnya

Selanjutnya >>>>>>

Label: , , , , , , ,

 0 Comments:

Posting Komentar

Kritikan, caci maki dan lain2 boleh saja dan akan saya tampung semua dan itu saya harapkan untuk bisa saya koreksi diri, tapi ingat adab mengkritik berikan alamat blog/web anda yang jelas dan kalau tidak punya blog berikan email yang bisa dihubungi......makasih semuanya...

Terima kasih atas komentarnya ^_^

<< Home