
Semenjak kejadian malam kemarin, dan dengan kenalnya gw dengan sesosok Raya, membuat hari gw semakin berwarna. ditambah dia "Raya" semakin hangat buat gw, contohnya : dia sering telp dan menanyakan kabar baik dan buruk gw. hari ini gw sedang asik di dapur memasak puding buat nanti malam, soalnya kata Mas Ghatan akan ada tamu main ke kost-an aku siapa ya...!!
Layaknya seorang ibu-ibu gw cukup handal memasak hehehe secara dari kecil gw dah diajarin masak, sejenis kue, masakan, atau pun minuman lainnya, itu sudah jadi kebiasaan gw sehari-hari. terlebih memasak adalah salah satu dari kesekian hobby gw.
Saat sedang di dapur, suara Handphone berdering, ternyata mas Ghatan. "Hai sayang, lagi ngapain. tar pulang mau pesan masakan jadi atau gak." ucap mas Ghatan di balik tlp, sekarang dia sudah berani memanggil gw sayang-sayang, dan itu sudah hal yang biasa buat gw. "Gak usah mas, Mukti lagi masak enak nih, pokoknya gak kalah sama Masakan Ibu Mukti dulu, tenang aza deh mas.. pokoknya nanti malam pasti akan bisa menikmati masakan Mukti" jawab gw menyombongkan diri "HAH... masa...!! wah.. kejutan bagus tuh.. ya udah selamat masak saja, tar Mas kasih kabar lagi ya..!! dah .. sayang" tlp pun di tutup gw hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum manis melihat kehidupan gw.
Kurang lebih dari setengah hari gw menyiapkan masakan, dari minuman, kue, dan sejenis masakan lainnya gw kerjakan seorang diri. sekarang waktunya gw bersih-bersih. waktu sudah hampir petang waktu sudah menunjukan pukul 17.45 wah,... bentar lagi magrib. setelah gw beres-beres gw pun langsung mandi dan shalat magrib.
Bebarapa jam kemudian, gw dah lengkap dengan masakan gw yang sudah di tata rapih di meja makan. gw tinggal menunggu kehadiran tamu yang akan di janjikan mas Ghatan, wah siapa ya... jadi dag dig dug...!! jam sudah menunjukan pukul 20.04, saat itu gw sedang asik diruang tamu memandang suguhan acara televisi sambil menunggu mas Gahtan pulang,
Tiba=tiba terdengar suara mobil di pekarangan, ternyata Mas Ghatan sudah tiba, disusul 1 mobil lain yang membuat gw bertanya-tanya. "Hah.. Banyak amat, untung gw masak masakannya cukup untuk satu RT. hahahah" kemudian gw membukakan pintu untuk mempersilahka masuk para tamu-tamu. "Assalamu alaikum..!!" Suara serempak dari tamu=tamu yang sudah tiba. "Walaikum salam" Ucap gw dengan senyum hangat. "Mukti, ini kenalin teman-teman Mas dan yang lainnya anak-anak Yaffa, sengaja sekalian mas ajak biar bisa kenal kamu lebih dalam" wah .. ternyata banyak juga.. kurang lebih 10 orang.. dan ternyata juga dari mobil mas Ghatan ada Raya juga yang tersenyum dari kejauhan. "OW senang bisa berkenalan dengan kalian semuanya..!! ow silahkan masu..." ucap gw grogi.."Mas.. ajak masuk ih...! bisik gw yang kikuk dengan kehadiran semuanya. tapi mas Ghatan hanya bisa tersenyum. "Pak, ini kuncinya" Ucap Raya yang baru tiba dihadapan gw, "Malam mukti...!!" salam dia kepada gw. gw pun terenyum saat dia menyapa gw.
Setelah semuanya masuk dan berada di ruangan tamu yang cukup lebar, langsung saja tanpa basa basi mas Ghatan menggelar Tikar yang cukup lebar, sedang kan gw menyipakan makanan dan minuman untuk para tamu, "Aku bantuin yach.." Ucap Raya di balik pintu dapur, "Aduh. gak usah deh, tar ngerepotin kamu..?" jawab gw gak enak.. "Ach gak apa=apa ini udah bisa kok...!!" akhirnya gw memperbolehkan Raya membantu gw menyiapkan makanan dan minuman, setelah semuanya terpampang di ruang tamu. mas Ghatan mengiringi doa' dan kemudian mempersilahkan semuanya untuk mencicipi masakan yang sudah di sediakan.
"Aduh... Pak.. ini pesan masakan Catring dimana, enak juga ya..!!" UCap dari salah satu mulut perempuan yang sangat menikmati masakan tersebut. "Siapa yang pesen catring..!! tuh orangnya di depan sana" jawab mas Ghatan tersenyum sambil menunjuk ke Arah gw.! waduh mampus deh,.... "Ah yang bener, ini mas Mukti yang masak semuanya... wah.. wah...Hebat sekali..." semua berdecak kagum, sampai-sampai gak pada percaya kalau gw yang masak semuanya. tetapi setelah Mas Ghatan menjelaskan panjang lebar, dan menceritakan siapa gw, baru semua percaya dengan rasa kagum kepada gw. mereka bilang gw patut di acungin jempol, jarang-jarangkan ada cowok bisa masak handal kayak gw. hahahah (semakin besar kepala)
Saking sangat menikmati masakan gw, dan rasa enaknya masakan gw, semua tak tersisa. boleh di adu deh.. dengan masakan berbintan lima. pasti masakan gw no 1. hahahah
pokoknya hari itu gw sangat di buat besar kepala oleh orang-orang disekitar gw. bahkan ada yang mengejek gw supaya jadi pembatu dirumahnya untuk memasak.. hahaha.. ada-ada aza hidup ini.
Setelah semua merasa puas dengan suguhan di Kost-an gw. satu persatu semua pamit meninggalkan kostan gw. yach ... karena waktu tak mengijinkan juga. waktu sudah menunjukan pukul 22.10 semua para tamu sudah pada pulang tinggal mas Ghatan, gw dan Raya yang masih berbenah dan mengobrol sana sini. huh... tinggal pekerjaan gw yang satu ini. mencuci piring-piring dan membereskan semuanya. huft ... resiko....
"Raya, kalau mau pulang bawa mobil saya saja, kayaknya saya mau menginap disini. kalau kamu gak mau... kamu bisa menginap disini bersama-sama. lagian sudah malam rumah kamu kan cukup jauh Ray?" tanya Mas Ghatan kepada Raya "Aduh Pak makasih..!! mending saya menginap saja disini Pak, gak berani pulang malam-malam bawa mobil, terlebih daerah saya rawan Pak?" jawabnya lugas. "Ow ya sudah... itu lebih baik. gimana Muk," waduh... mas Ghatan tanya gw. dengan enteng gw cuma jawab "Ya..." Raya menatap gw dengan penuh arti...!! "Oke lah Pak, permisi dulu saya mau bantu Mukti beres-beres di dapur." pinta Raya pada Mas Ghatan, sedangka Mas Ghatan sendiri sedang beres-beres diruang tamu.
Di dapur ada gw dan Raya sedang berbenah. "Hai Muk, gak keberatankan aku bantu kamu?" ucap dia manis di hadapan gw. "Yeh... harusnya aku yang bilang sama kamu, keberatan gak bantuin aku beres-beres" jawab gw nakal sambil mencubit pinggangnya. Raya semakin tersenyum manis. dia menumpukan piring-piring kotor dan mencucinya di sumur. gw juga membantu dia membilas tumpukan-tumpukan piring tersebut. saat sedang asik-asik membilas Raya bertanya yang aneh-aneh "Muk, kamu pacarnya Pak Ghatan ya..!!" hah... gw kaget saat Raya bicara seperti itu, sepertinya dia mengetahuai sikap-sikap gw, atau dari mas Ghatan sendiri. "Maksudnya ...?" Ucap gw heran..!!
"Mm...mmm A.. Anu.. Ternyata masakan kamu enak juga yach. belajar dari mana?" Ucapnya mengalikan pembicaraan, huft...gw pun langsung menarik nafas dalam-dalam. "Ya.. dulu nyokap aku tuh pedagang, jadi setiap hari pastinya aku di ajari masak.. kenapa ?" Jawab gw balik bertanya "Ach. gak kapan-kapan boleh dong di ajarin masak" ucapnya menggoda
Gak kerasa cucian piring sudah selesai semua, dengan ditemani obrolan yang ngaler ngidul gak kerasa juga semua udah rapih kembali akbibat bantuan Raya..!! gak kerasa juga ruangan tamu sudah rapih speerti biasanya. tapi mana Mas Ghatan. ternyata dia sedang tidur di kamar, mungkin kecapean kali, gw pun langsung membukakan kancing kemejanya supaya dia bisa benafas lega, dan menyelimutinya dengan selimut tebal. gak dirasa Raya memperhatikan gw dari luar, membuat gw semakin kikuk...!!
Kini tinggal gw dan Raya, di ruang tamu yang saling diam satu dengan yang lain. "Lah... kok diem sih, ow ya... Maaf Ray, itu mobil tolong geserin kesamping, gak enak liatnya ngehalaing jalan" gw pun langsung kekamar dan mengambil kunci di meja lemari "Ini kuncinya, soalnya aku gak bisa ngendarain mobil," ucap gw senyum,. Rayapun ke luar dan membenarkan posisi mobil kesamping, gw pun menemaninya diteras luar. "Nich Muk, .. ! oh ya... liat bulan deh.. banyak bintangnya.. aku paling senang sekali liat malam di selimuti ribuan bintang," Ucap Raya sambil mengajak gw melihat ke langit bebas. tersentak gw teringat kata-kata Arie yang dulu juga pernah bilang, kalau dia juga menyukai malam dengan ribuan bintang, terlebih bila di temani gw. "Iya... indah ya...!! sama seperti aku menyukai indahnya malam dengan ribuan pesona bintang yang bertaburan..!!" sambung gw sambil memandang keberadaan bintang di atas sana "Kamu dingin ya..!! kayaknya menggigil sekali" Ucap raya sambil melepaskan sweeternya dan memakaikannya di pundak gw. malam itu gw semakin di buat nya terpukul, gw sangat sekali merasakan kebaradaan Arie disamping gw, namun dengan bentuk rupa yang beda. "kenapa ... kok diem..!! sambungnya kembali saat gw memandang dia berkaca-kaca..! "Ach.. Gak.. aku.. A... aku cuma inget seseorang aza." kemudian gw duduk di pilar-pilar yang membentang panjang di depan teras
Malam sudah sampai memuncak..!! embun-embun pagi sudah mulai berasa akan turun. namun beda dengan gw dan Raya saat itu, gw dengan dia terus-dan terus mengobrol panjang lebar..!! "Ray, jujur dong.. tadi di dapur kamu ngomong apa, dan apa maksudnya.. tenang aza kok aku gak bakalan marah sama kamu " tanya gw tentang ucapan dia yang sempat tertunda. "Maafkan aku Muk, tadi aku keceplosan bicara, ya... sebenarnya aku cuma mau tanya aza, hubungan kamu dengan Pak Ghatan apa?" gw diam beberapa saat "Yach.. Aku emang dah kenal sama Mas Ghatan lama sekali, dan dia tau sisi hidup aku gimana? menurut pribadi kamu sendiri, menilai aku dengan mas Ghatan apa?" jawab gw berbalik bertanya meminta sebuah kepastian yang jelas. "Menurut aku pribadi, melihat kasih sayang mas Ghatan buat kamu, tentang cerita tentang kamu, sepertinya dia menyimpan sesuatu buat kamu?" gw semakin diam, berarti mas Ghatan sering curhat tentang gw sama Raya. "Ya udah, suatu saat juga pasti kamu tau Ray jawabannya." jawab gw sambil berdiri "Masuk yuk, dah malam.. lebih baik kamu istirahat?" gw pun ajak dia ke dalam.
Di dalam karena tempat tidur hanya satu, dan itu pun di pakai Mas Ghatan aku menggelar kasur lantai di Ruang tamu dengan 2 Bantal guling dan selimut. "Maaf ya...!! kita tidur disini saja, gak enak mengganggu mas Ghatan yang sedang tidur gak apa-apa kan?" ucap gw merasa gak enak, Raya hanya bisa tersenyum dan berkata "Yach.. aku maklum kok, thanks ya udah perhatian buat aku?"
Akhirnya malam itu aku dan raya tidur dengan satu kasur. begitu lain malam itu, suara detakan jam dinding terasa sama dengan detakan jantung gw saat berada dekat raya. tapi apa maksudnya ini semua...!! Ya Tuhan... semoga saja ini bukan awal yang buruk buat kehidupan gw...!!
Akhirnrya malam itu gw bisa melepaskan rasa ngantuk. dengan penjaman mata yang terasa penuh dengan ke penatan.
*****
<<<<< Sebelumnya
Berikutnya >>>>>
Label: Catatanku, Cerita sedih, cinta, cintaku, kehampaan, Kenangan Masa Lalu





1 Comments:
"DI TUNGGU KELANJUTANNYA YA...."
Posting Komentar
Kritikan, caci maki dan lain2 boleh saja dan akan saya tampung semua dan itu saya harapkan untuk bisa saya koreksi diri, tapi ingat adab mengkritik berikan alamat blog/web anda yang jelas dan kalau tidak punya blog berikan email yang bisa dihubungi......makasih semuanya...
Terima kasih atas komentarnya ^_^
<< Home